Senin, 23 Februari 2026

Posted by Aldy Forester | File under : , , , , ,

Pada postingan kali ini, saya mencoba memberikan panduan lengkap tentang persemaian Cendana, mulai dari benih sampai dengan bibit siap tanam. Cocok sebagai panduan praktis bagi petani, penyuluh kehutanan, mahasiswa, maupun pemerhati lingkungan.

Daftar Isi :
1. Mengenal Karakter Tanaman Cendana
2. Syarat dan Kriteria Benih
3. Perlakuan Benih (Pematahan Dormansi)
4. Media Tanam Persemaian
5. Ukuran Polybag yang Dianjurkan
6. Peran Tanaman Inang
7. Lama Persemaian & Umur Bibit Siap Tanam
8. SOP Ringkas Persemaian Cendana
9. Penutup
10. Sumber Rujukan

1️⃣Mengenal Karakter Tanaman Cendana

Cendana (Santalum album) merupakan tanaman bernilai ekonomi tinggi karena kayunya menghasilkan minyak atsiri berkualitas premium. Di Indonesia, cendana dikenal luas terutama di wilayah NTT.

Hal penting yang harus dipahami:
🌿 Cendana adalah tanaman hemiparasit, artinya pada fase awal pertumbuhan ia membutuhkan tanaman inang untuk membantu penyerapan unsur hara melalui sistem perakaran.
Karena karakter ini, teknik persemaian cendana sedikit berbeda dibandingkan tanaman kehutanan lainnya.

2️⃣ Syarat dan Kriteria Benih Cendana

Berdasarkan prinsip perbenihan tanaman hutan yang diatur oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, benih sebaiknya berasal dari sumber yang jelas dan legal.
✔ Kriteria Benih Berkualitas:
    - Berasal dari pohon induk sehat dan produktif
    - Buah masak fisiologis (warna ungu kehitaman)
    - Benih bernas (tidak kopong)
    - Tidak berjamur atau retak
    - Ukuran relatif seragam

Tips Praktis:
- Lakukan uji apung sederhana: benih yang tenggelam biasanya lebih bernas.
- Pilih benih dari pohon yang tumbuh baik di lokasi serupa dengan tempat penanaman.

3️⃣ Perlakuan Benih (Pematahan Dormansi)

Benih cendana dikenal memiliki perkecambahan lambat dan tidak seragam. Karena itu diperlukan perlakuan awal.
Tahapan Dasar:
1. Kupas daging buah
2. Cuci bersih
3. Kering anginkan
 
Metode Perendaman yang Umum Digunakan:
- Perendaman air bersih 12–24 jam
- Perendaman air kelapa (berdasarkan beberapa penelitian di NTT)
- Skarifikasi ringan (oleh tenaga berpengalaman)

💡 Untuk skala persemaian rakyat, perendaman air bersih atau air kelapa sudah cukup efektif.

4️⃣ Media Tanam Persemaian

A. Media Semai (Perkecambahan)
Media harus :
- Gembur
- Tidak becek
- Memiliki aerasi baik
- Lembap stabil

Contoh campuran:
- Pasir halus + tanah halus
- Pasir + arang sekam
- Tambahan kompos matang (tipis)

B. Media Sapih (Dalam Polybag)
Campuran umum :
- 2 bagian topsoil
- 1 bagian pasir
- 1 bagian kompos matang
Hindari pupuk kandang yang belum matang karena dapat merusak akar muda.

5️⃣ Ukuran Polybag yang Dianjurkan

Ukuran polybag sangat mempengaruhi kualitas perakaran.
Rekomendasi umum :
- 15 × 20 cm (fase awal)
- 20 × 25 cm (pembesaran hingga siap tanam)
⚠ Hindari polybag terlalu kecil jika bibit akan dipelihara lebih dari 6–8 bulan.

6️⃣ Peran Tanaman Inang

Karena cendana hemiparasit, keberadaan inang sangat penting.
Ciri Tanaman Inang yang Baik :
- Cepat tumbuh
- Sistem akar aktif
- Tidak terlalu agresif
- Mudah dipangkas
- Biasanya 1–2 tanaman inang ditanam dalam satu polybag atau sangat dekat dengan bibit cendana.

Penelitian menunjukkan pertumbuhan bibit jauh lebih baik jika tersedia inang yang sesuai.

7️⃣ Lama Persemaian & Umur Bibit Siap Tanam

Berdasarkan berbagai kajian kehutanan dan praktik lapangan:
📅 Lama persemaian minimal: ± 8 bulan
📏 Tinggi bibit siap tanam: ± 30 cm

Ciri Bibit Siap Tanam:
- Batang kokoh
- Daun sehat hijau segar
- Bebas hama penyakit
- Perakaran kuat
- Sudah melalui proses hardening

Hardening (Pengerasan Bibit)
Dilakukan 2–4 minggu sebelum tanam :
- Kurangi naungan bertahap
- Kurangi frekuensi penyiraman
- Biasakan terhadap sinar matahari penuh

8️⃣ SOP Ringkas Persemaian Cendana

1️⃣ Seleksi benih berkualitas
2️⃣ Bersihkan dan rendam benih
3️⃣ Semai pada media halus lembap
4️⃣ Sapih ke polybag setelah cukup kuat
5️⃣ Tanam tanaman inang
6️⃣ Lakukan penyiraman teratur (tidak becek)
7️⃣ Lakukan penyiangan dan pengendalian hama
8️⃣ Hardening sebelum tanam
9️⃣ Tanam di awal musim hujan
9️⃣ Penutup

Persemaian cendana bukanlah hal yang sulit, tetapi membutuhkan ketelitian dan kesabaran. Kunci keberhasilan terletak pada:
✔ Mutu benih
✔ Media tanam seimbang
✔ Kehadiran tanaman inang
✔ Umur bibit cukup sebelum ditanam

Dengan pengelolaan yang baik, cendana dapat menjadi investasi jangka panjang yang bernilai ekonomi dan ekologis tinggi, khususnya di wilayah kering seperti Nusa Tenggara Timur.

🔗 Sumber Rujukan

Berikut beberapa sumber yang dapat dipelajari lebih lanjut:
- Peraturan perbenihan tanaman hutan – KLHK
https://peraturan.go.id/id/permen-lhk-no-p-3-menlhk-setjen-kum-1-1-2020-tahun-2020
- Analisis kebijakan dan strategi pengembangan cendana
https://media.neliti.com/media/publications/29214-ID-analisis-kebijakan-dan-strategi-litbang-kehutanan-dalam-pengembangan-cendana-di.pdf
- Penelitian pengaruh inang dan media terhadap pertumbuhan cendana
https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JWT/article/view/145
- Penelitian perendaman benih menggunakan air kelapa
https://ejurnal.undana.ac.id/warnalestari/article/view/3406

By Aldy Forester

0 komentar:

Posting Komentar